Rumus Kubikasi Barang Ekspedisi agar Ongkir Tidak Bengkak

Irwin Andriyanto

0 Comment

Link
Rumus kubikasi barang ekspedisi saat mengukur kardus pengiriman.

Barangnya ringan, tapi ongkirnya terasa seperti kirim mesin. Ini sering terjadi saat mengirim kerupuk, kasur busa, helm, bantal, atau sparepart plastik yang ukurannya besar meski bobotnya kecil.

Dalam pengiriman barang, ekspedisi tidak hanya melihat berat timbangan. Ukuran paket juga dihitung karena ruang di truk, kapal, atau pesawat punya batas.

Dilansir dari laporan BPS, ekonomi Indonesia triwulan IV-2025 tumbuh 5,39% secara tahunan, dan sektor Transportasi serta Pergudangan mencatat pertumbuhan tertinggi sebesar 8,98%. Artinya, aktivitas logistik makin padat dan ruang angkut makin bernilai.

Menurut Kemenko Perekonomian, Bappenas mencatat biaya logistik Indonesia pada 2022 masih sebesar 14,29% terhadap PDB, dengan target turun menjadi 12,5% pada 2029 dan 8% pada 2045. Bagi pelaku UMKM, efisiensi ongkir jelas bukan hal kecil.

Supaya tidak kaget saat barang diproses, Anda perlu memahami rumus kubikasi barang ekspedisi dan menghitung estimasinya sebelum kirim.

Mengapa Ekspedisi Menggunakan Berat Volume?

Ekspedisi memakai berat volume karena barang besar tetapi ringan tetap memakan ruang armada.

Contohnya, kardus besar berisi bantal mungkin hanya berbobot 5 kg. Namun, ukurannya bisa menghabiskan ruang yang seharusnya cukup untuk beberapa paket kecil lain.

Itulah kenapa barang bulky sering dihitung dari dimensi, bukan hanya dari angka timbangan.

Perbedaan Berat Aktual dan Berat Volume

Berat aktual adalah berat asli paket saat ditimbang. Jika paket ditimbang 10 kg, maka berat aktualnya 10 kg.

Berat volume adalah berat hasil perhitungan dari panjang, lebar, dan tinggi paket setelah selesai di-packing.

Menurut Sentral Cargo, perhitungan berat dalam pengiriman dapat memakai berat aktual atau berat volume. Untuk barang besar tetapi ringan, hasil perhitungan volume bisa menjadi dasar ongkos kirim.

AspekBerat AktualBerat Volume
Dasar hitungHasil timbanganPanjang, lebar, dan tinggi paket
Cocok untukBarang padat dan beratBarang besar tetapi ringan
ContohBuku, mesin kecil, besiKasur busa, bantal, kerupuk
Dasar tarifDipakai jika lebih besarDipakai jika lebih besar

Aturan praktisnya sederhana: ekspedisi biasanya membandingkan berat aktual dan berat volume, lalu memakai angka yang lebih besar sebagai dasar ongkir.

Rumus Kubikasi Barang Ekspedisi yang Umum Digunakan

Rumus kubikasi barang ekspedisi saat mengukur kardus pengiriman.
Rumus kubikasi barang ekspedisi saat mengukur kardus pengiriman.

Rumus berat volume adalah:

Panjang x Lebar x Tinggi : Standar Pembagi = Berat Volume

Gunakan satuan sentimeter untuk panjang, lebar, dan tinggi.

Dikutip dari Klik Logistics, rumus volume untuk jalur darat dan laut memakai pembagi 4.000, sedangkan pengiriman udara memakai pembagi 6.000.

Jenis PengirimanRumus Berat VolumePembagi Umum
Cargo daratP x L x T : 4.0004.000
Cargo lautP x L x T : 4.0004.000
Pengiriman udaraP x L x T : 6.0006.000

Contoh hitungan:

Paket berukuran 60 x 40 x 50 cm dikirim lewat cargo darat.

60 x 40 x 50 : 4.000 = 30 kg

Jika berat aktual paket hanya 12 kg, ongkir kemungkinan dihitung dari 30 kg karena berat volumenya lebih besar.

3 Langkah Menghitung Kubikasi Paket

1. Ukur Setelah Packing Selesai

Jangan ukur barang sebelum di-packing. Kardus, bubble wrap, karung, dan packing kayu bisa menambah ukuran paket.

Gunakan meteran agar hasilnya lebih akurat.

2. Catat Panjang, Lebar, dan Tinggi

Ukur bagian paling panjang, paling lebar, dan paling tinggi. Untuk paket tidak beraturan, bayangkan barang berada di dalam kotak, lalu ambil ukuran sisi terluarnya.

3. Masukkan ke Rumus Pembagi

Setelah ukuran lengkap, masukkan ke rumus sesuai jenis pengiriman. Jangan lupa tanyakan ke vendor apakah mereka memakai pembagi 4.000, 6.000, atau aturan lain.

Kesalahan yang Sering Membuat Ongkir Kubikasi Membengkak

Banyak ongkir naik bukan karena tarif ekspedisi tiba-tiba mahal, tetapi karena cara packing kurang efisien.

Kesalahan yang paling sering terjadi:

  • Mengukur barang sebelum di-packing.
  • Memakai kardus terlalu besar.
  • Membiarkan banyak ruang kosong di dalam kardus.
  • Tidak menanyakan aturan pembulatan berat.
  • Memakai packing kayu tanpa menghitung tambahan dimensinya.

Packing kayu memang penting untuk barang pecah belah, elektronik, atau produk bernilai tinggi. Namun, untuk barang ringan yang tidak mudah rusak, pilih pelindung yang aman tanpa membuat paket terlalu besar.

Tips Packing agar Ongkir Lebih Terkendali

Packing yang baik bukan berarti sekecil mungkin, tetapi pas, aman, dan tidak menyisakan ruang kosong berlebihan.

Coba lakukan langkah berikut:

  • Pilih kardus yang mengikuti ukuran barang.
  • Potong kardus jika masih terlalu tinggi.
  • Gunakan bubble wrap secukupnya di area rawan benturan.
  • Isi rongga kosong seperlunya.
  • Untuk barang empuk seperti bantal atau kasur busa, gunakan kompresi jika aman.
  • Foto hasil ukuran paket sebagai catatan sebelum dikirim.

Simulasinya begini. Paket 70 x 50 x 50 cm memiliki berat volume:

70 x 50 x 50 : 4.000 = 43,75 kg

Jika packing dibuat lebih rapat menjadi 60 x 45 x 45 cm, hasilnya:

60 x 45 x 45 : 4.000 = 30,37 kg

Selisihnya sekitar 13,38 kg. Jika pengiriman dilakukan rutin, selisih ini bisa langsung terasa ke biaya operasional.

Packing rapi saja belum cukup. Anda juga perlu memilih jasa ekspedisi yang terbuka soal cara hitung kubikasi, termasuk pembagi dan aturan pembulatan beratnya.

Dampaknya lebih terasa untuk rute jauh. Misalnya pada pengiriman rutin seperti ekspedisi jakarta pekanbaru, selisih beberapa sentimeter pada satu paket mungkin terlihat kecil. Namun, jika dikirim puluhan koli, biayanya bisa mengganggu margin.

Kesimpulan

Memahami rumus kubikasi barang ekspedisi membantu Anda memperkirakan ongkir sebelum barang diproses. Anda bisa tahu apakah paket akan dihitung dari berat aktual atau berat volume.

Sebelum kirim barang, ukur panjang, lebar, dan tinggi setelah packing selesai. Lalu hitung berat volumenya. Langkah sederhana ini bisa mencegah kejutan ongkir dan membantu bisnis menjaga margin.

FAQ

Apakah packing kayu menambah kubikasi barang?

Ya. Dimensi dihitung setelah packing selesai. Packing kayu bisa menambah panjang, lebar, tinggi, sekaligus berat aktual paket.

Berapa pembagi standar untuk pengiriman darat?

Cargo darat dan laut umumnya memakai pembagi 4.000. Namun, setiap vendor bisa punya kebijakan berbeda.

Bagaimana jika bentuk paket tidak beraturan?

Ukur dari titik paling panjang, paling lebar, dan paling tinggi. Anggap barang berada di dalam kotak, lalu hitung dari sisi terluarnya.

Referensi

  • Badan Pusat Statistik. “Ekonomi Indonesia Tahun 2025 Tumbuh 5,11 Persen.” Badan Pusat Statistik, 5 Feb. 2026.
  • Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia. “Dukungan Terminal Peti Kemas terhadap Pengembangan Dashboard Kinerja Logistik Nasional.” Kemenko Perekonomian, 27 May 2025.
  • Sentral Cargo. “Cara Menghitung Rumus Volume Barang Pada Jasa Ekspedisi Pengiriman Barang.” Sentral Cargo.
  • Klik Logistics. “Cara Menghitung Volume dan Kubikasi di Perusahaan Logistik.” Klik Logistics.

Share:

Related Post